Agar Badan Tetap Bugar di Bulan Ramadan: Tips Menjaga Kesehatan Saat Berpuasa

Bismillahirrahmanirrahim

Agar Badan Tetap Bugar di Bulan Ramadan: Tips Menjaga Kesehatan Saat Berpuasa

Ramadan tiba ... Ramadan tiba, Marhaban ya Ramadan---siapa yang membaca penggalan kalimat ini dengan bernyanyi? Hahahah ... saya juga menuliskannya sambil bernyanyi masalahnya. Bulan Ramadan adalah bulan yang sangat istimewa untuk seluruh umat Islam, bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah. Amalan utama di bulan Ramadan ini adalah berpuasa, selain memperbanyak amalan ibadah lain tentunya. Berpuasa adalah menahan diri dari rasa lapar dan haus serta hal-hal lain yang membatalkannya dari saat fajar hingga matahari terbenam.

Selama bulan Ramadan ini menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh menjadi sebuah tantangan tersendiri, sebab ada banyak hal yang berubah selama bulan Ramadan ini terutama di pola makan, pola tidur dan juga aktivitas fisik. Walau berpuasa secara ilmiah ternyata memiliki banyak manfaat, tapi menjaga kebugaran diri selama bulan Ramadan tetaplah harus diperhatikan agar bulan Ramadan ini kesehatan kita tetap terjaga dan kualitas ibadah kita tidak terganggu karena kesehatan yang menurun.

Apa Saja Manfaat Puasa?

Sebelum jauh membahas cara menjaga kesehatan tubuh di bulan Ramadan, saya ingin mengajak semua yang membaca tulisan ini untuk mengetahui terlebih dahulu manfaat puasa. Seperti yang kita ketahui bahwa selama bulan Ramadan ini---sebulan penuh kita lalui dengan berpuasa dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari atau kurang lebih 13 jam. Tapi apa saja sih sebanarnya manfaat puasa? berikut manfaat puasa yang saya kutip dari webisite resmi Kemenkes;

Mengontrol Gula Darah

Puasa dapat membantu mengurangi resistensi terhadap kadar gula darah berlebih dalam tubuh kita karena insulin mengalami pengurangan resistensi selama berpuasa. Insulin membantu mengontrol kadar gula darah dalam tubuh dengan cara membawa gula menuju sel tubuh dan menjadikannya sumber energi.

Membantu Menurunkan Berat Badan

Puasa mempunyai manfaat yaitu dapat meningkatkan metabolisme dengan meningkatkan kadar neurotransmitter norepinefrin yang dapat meningkatkan penurunan berat badan---bahkan metode puasa atau yang lebih dikenal dengan istilah intermitten fasting sedang populer di kalangan orang-orang yang sedang berniat menurunkan berat badan, karena metode ini dinilai sangat efektif untuk peneurunan barat badan.

Meningkatkan Kekuatan Otot

Puasa tidak hanya menurunkan berat badan tetapi juga mempunyai manfaat yang dapat meningkatkan hormon pertumbuhan salah satunya adalah meningkatkan kekuatan otot.

Mencegah Kanker

Dalam sebuah penelitian ternyata disebutkan bahwa puasa juga dapat membantu sel tubuh membersihkan diri melalui proses yang dosebut autofagi. Autofagi adalah proses alami tubuh untuk membuang sel-sel yang rusak dan tidak berfungsi, sekaligus menggantinya dengan sel-sel baru yang lebih sehat.

Tips Menjaga Kesehatan Saat Berpuasa

Meski puasa memiliki banyak manfaat untuk tubuh kita, tapi jika selama bulan Ramadan ini kita tidak menerapkan pola hidup yang sehat---misalnya terlalu banyak makan gorengan, takjil manis, dan kekurangan tidur, maka dapat dipastikan kalau bukan kesehatan yang kita dapatkan tetapi malah sumber penyakit baru yang hadir.

Seperti yang sudah saya tulis diatas bahwa bulan Ramadan biasanya identik dengan takjil yang banyak dijual---sayangnya takjil ini biasanya hadir dengan rasa manis yang berlebihan karena penggunaan gula yang banyak, belum lagi ada sebagian dari kita yang juga menjadikan gorengan sebagai makanan pembuka puasa, seperti pastel, bakwan, risol, dll. Jika kita mengkonsumsinya dengan berlebihan maka dapat dipastikan semua makanan tadi akan menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan untuk tubuh kita.

Selama Ramadan, biasanya kualitas tidur kita juga menurun karena di malam hari kita harus melaksanakan sholat tarawih yang biasanya baru selesai di jam 10 malam, lalu kita harus bangun dini hari untuk sholat malam dan dilanjutkan dengan sahur. Pola tidur yang kurang ini, jika kita tidak siasati maka kelak akan menimbulkan masalah kesehatan.

Untuk itu beberapa tips dibawah ini, saya harapkan dapat membantu kita agar tetap bugar selama bulan Ramadan;

Makan Makanan Seimbang Saat Berbuka dan Sahur

Walau makanan takjil sangat menggoda, tapi penting untuk kita perhatikan bahwa kita harus tetap memilih makanan yang seimbang---karbo, protein dan lemak---saat berbuka dan sahur. Kita tidak harus 100% menghindari kolak dan teman-temannya, tetapi makanlah dalam porsi yang seimbang.

Saya menyarankan saat berbuka puasa alangkah baiknya mengikuti sunnah nabi dengan memakan 3 biji kurma dan segelas air---kurma adalah buah yang sangat cerpat diserap tubuh. Setelah sholat Magrib barulah kita beralih ke makanan berat.

Saat makan berat usahakan pilih makanan yang mengandung 3 makro gizi yang saya sebutkan tadi dan jangan lupa dengan menambahkan serat yang banyak dari sayur dan buah-buahan. Terapkan juga metode piring makan saya dalam makanan kita. Yaitu 1/4 karbohidrat, 1/4 protein dan 1/2 sayur. Hindari untuk makanan makanan berlemak dan berkalori tinggi, karena makanan ini akan membuat kita merasa lemas dan mengantuk. Saat sahur juga seperti itu, terapkan metode piring makan saya, karena dengan menerapkan metode  ini maka Insyaa Allah akan memberikan kita energi yang lebih lama.

metode piring makanku
Metode Piring Makan Saya | Sumber: yankes.kemkes.go.id

Perbanyak Minum Air Putih

Saat berpuasa, selain tidak makan kita juga tidak minum selama kurang lebih 13 jam, jadi sangat penting diperhatikan untuk tetap memastikan tubuh kita tidak dehidrasi dengan tetap memperhatikan asupan air putih yang kita konsumsi.

Bagi 8 gelas air/hari ini kedalam beberapa tahap waktu minum---contohnya 2 gelas saat berbuka, 2 gelas saat makan berat setelah sholat magrib, 2 gelas setelah sholat tarawih, dan 2 gelas saat sahur. Insyaa Allah dengan menerapkan tahap minum diatas kita sudah mencukupi asupan cairan dalam tubuh kita.

Oh iya, hindari juga untuk meminum minuman berkafein selama sahur, karena minuman berkafein dapat menyebabkan dehidrasi, tapi saya sendiri masih membutuhkan segelas teh tanpa gula setelah makan berat untuk menjaga saya tetap terjaga selama melaksanakan ibadah sholat tarawih.

asupan air di bulan puasa
Sumber: kemenkes.go.id

Pastikan untuk Tetap Berolahraga

Puasa bukan menjadi halangan untuk melaksanakan olahraga. Walau mungkin kita tidak bisa seintensif saat sebelum bulan Ramadan, karena memang kondisi tubuh kita tidak memungkinkan. Saat sebelum Ramadan kita biasa melakukan olahraga 30 menit/ hari maka dibulan Ramadan ini kita bisa pangkas menjadi 15 menit/ hari, dan pemilihan waktunya juga kita usahakan di waktu-waktu yang memungkinkan misalnya 30 menit sebelum berbuka, atau setelah berbuka, bisa juga setelah sholat tarwih atau malah bisa sebelum sahur---kalau kita mampu bangun lebih pagi.

Saya sendiri memilih opsi 30 menit sebelum berbuka, jadi 15 menit saya pakai untuk olahraga dan 15 menitnya lagi saya pakai untuk menenangkan diri sambil menunggu waktu berbuka---waktu ini saya nilai tepat, karena saya tidak bisa tidur lebih lama dengan melakukan olahraga setelah sholat tarawih dan tidak bisa bangun lebih cepat dengan melakukan olahraga sebelum sahur, heheheh.

Untuk olahraga yang saya lakukan sendiri yaitu hari Senin dan Kamis (jogging), Selasa, Rabu, Jum'at dan Sabtu (Dumbbel Workout), dan hari Ahad (Rest Day, tetapi mengusahakan untuk lebih aktif jalan kaki). Beberapa video dibawah ini adalah rujukan saya dalam berolahraga;



Perhatikan Waktu Tidur

Selama bulan Ramadan, kita mungkin akan sedikit struggle dengan waktu tidur ini---saya sendiri juga bermasalah dengan ini, hehehe. Untuk orang yang tidak bisa tidur kurang dari 8 jam, saya sangat bermasalah dengan jam tidur di bulan Ramadan ini. Di luar Ramadan saya sudah tidur jika selesai sholat Isya di sekitar jam 8 malam dan terbangun di pukul 4 pagi.

Tapi selama Ramadan, saya baru tidur di jam 10 malam atau paling lambat jam 11 malam dan harus terbangun lebih awal di jam setengah 4 pagi. Jadi waktu tidur saya hanya kurang lebih 4 jam, hehehe. Tapi tenang saja, selalu ada solusi untuk semua masalah. Jadi selama 3 hari ini---3 hari Ramadan---saya mengambil 3-4 jam dari jam tidur saya yang terpotong dengan tidur siang hari.

Selalu pastikan untuk mencukupi waktu tidur kita karena tidur yang cukup dapat membantu tubuh kita untuk pulih dan memperbarui energi yang diperlukan selama menjalani puasa.

Penutup

Bulan Ramadan ini harus kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya dengan memperbanyak amalan, salah satu cara untuk memaksimalkan amalan di bulan Ramadan adalah dengan mempertahankan kebugaran tubuh. Tips-tips diatas, Isnyaa Allah dapat memaksimalkan manfaat dari bulan Ramadan dengan menjalani bulan puasa yang penuh dengan semangat. 

Dengan menerapkan pemilihan makanan yang seimbang, mempertahankan asupan air putih, dan menjaga kualitas tidur diharapkan selama bulan Ramadan ini kita tetap bugar karena kesehatan tubuh selama bulan Ramadan merupakan bagian penting dari menunaikan ibadah dengan baik dan penuh semangat.

Semoga Ramadan kita penuh berkah dan keberkahan, Aamiin!




Referensi:

https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/158/apa-saja-manfaat-berpuasa
https://www.alodokter.com/autofagi-proses-detoks-tubuh-yang-bermanfaat-bagi-kesehatan

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Komentar kalian sangat berarti untuk saya dan blog ini 💕