Kenapa Memilih Nama "Fitrah Alimuddin"?

Bismillahirrahmanirrahim

Nama Pena

"Fitrah Alimuddin? Laki-laki yah ini?"
Kalimat seperti diatas sudah sangat sering saya dengar semenjak menggunakan nama pena ini. Fitrah Alimuddin, nama ini pertama kali saya gunakan sekitar 6 tahun yang lalu, saat itu saya mengganti semua nama akun media sosial saya dengan menggunakan nama ini.

Nama saya yang sebenarnya adalah Fitrayanti, biasa dipanggil Fitrah, lalu biasanya nama belakangnya selalu saya ubah untuk keperluan penggunaan akun media sosail--saya tidak pernah menggunakan nama asli sebagai nama akun, heheh. Nama akun saya selalu berubah tiap tahun, mulai dari Fitrah Alina dan Fitrah Istiqomah (Masa SMA dan kuliah). lalu berubah menjadi Fitrah Tamene (Setelah menikah), hingga yang terakhir berubah menjadi "Fitrah Alimuddin".

Kenapa "Fitrah Alimuddin"?

Seperti yang saya jelaskan diatas bahwa nama panggilan saya adalag Fitrah, sedangkan Alimuddin sendiri adalah nama bapak saya. Jadilah beberapa tahun ini saya memilih gabungan antara nama saya dan nama bapak menjadi nama akun media sosial--yang akhirnya juga digunakan sebagai nama pena di blog dan di buku antologi.

Kenapa saya tidak menggunakan nama asli saja?

Fitrayanti menurut saya adalah nama yang terlalu umum, dan orang-orang biasanya malah lebih mengingat nama "Fitriyanti"--Fitri bukan Fitra, dikehidupan nyata, orang-orang juga masih sering dibuat bingung dengan nama "Fitra" yang biasanya memang digunakan sebagai nama lelaki, tapi dengan tambahan "yanti" mereka malah beralih mengkonfirmasi kebenaran nama saya "Fitrayanti ini bukan Fitriyanti?" Duh ... 

Nama yang selalu disalah artikan

Nama Fitrah Alimuddin ini selalu disalah artikan menjadi akun laki-laki, hahaha. Di semua media sosial saya ketika orang hendak menyapa atau membalas komentar tanpa tahu siapa saya sebenarnya, mereka akan memanggil saya dengan sebutan "Mas" atau "Pak", hahahah.

Pernah suatu hari saya hendak memesan baju anak di salah satu teman facebook, ketika membalas komentar dia malah memanggil saya dengan sebutan "Pak", padahal sudah jelas kalau biasanya ibu-ibu yang akan selalu memesan baju untuk anaknya, tapi apalah daya ketika nama seperti nama lelaki.

Saya juga pernah mengikuti sebuah webinar, dab ketika moderator membaca nama-nama yang sudah ikut online mereka mengira saya adalah peserta lelaki, hahahah. 

Fitrah Alimuddin nama yang akhirnya tetap saya pilih sebagai identitas di dunia maya

Walau banyak kesalahpahaman tentang nama ini, tetapi hati saya masih mantap menggunakan nama ini sebagai identitas saya di dunia maya. Saya ingin dikenal sebagai Fitrah Alimuddin di dunia maya--di media sosial dan di blog ini.

Oh ya, ada satu cerita lucu tentang nama ini. Jadi pernah suatu hari teman sesama guru disekolah malah menggunakan nama ini--dengan penambahan title "Fitrah Alimuddin, S.Pd" saat membuat surat keputusan resmi, hehehe. "Saya kira nama asli itu Fitrah Alimuddin" katanya saat saya mengkonfirmasi nama say, atau salah satu teman kuliah yang malah lupa nama asli saya dan lebih mengingat saya dengan nama Fitrah Alimuddin, hehehe.

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Komentar kalian sangat berarti untuk saya dan blog ini 💕