Berburu Jajanan Khas Ramadan di Pasar Ramadan Kota Mamasa

Bismillahirrahmanirrahim

Berburu Jajanan Khas Ramadan di Pasar Ramadan Kota Mamasa

Lagi viral di media sosial perihal persaingan berburu takjil antara orang Islam dan Non Islam, hahahah ... Saya juga nonton beberapa video yang berseliweran di media sosial dan yah ngakak dong saya. Kebetulan kami sendiri berdomisili di Kabupaten Mamasa, salah satu kabupaten di Sulawesi Barat yang penduduknya mayoritas Nasrani dan memang setiap bulan Ramadan tiba, tidak hanya orang Islam saja yang terlihat membeli jajanan khas Ramadan, heheh.

Salah satu momen Ramadan yang saya tunggu adalah menjajal Pasar Ramadan yang setiap tahun diadakan di Kota Mamasa---kota Kabupaten Mamasa, biasanya pasar Ramadan ini mulai beroperasi di hari pertama Ramadan dan berakhir juga di hari terakhir Ramadan. Pasar Ramadan Kota Mamasa adalah syurga jajanan khas Ramadan yang tentunya sangat dinantikan oleh masyarakat Mamasa baik itu yang muslim maupun yang non muslim, karena di momen Ramadan lah kita bisa sama-sama menikmati jajanan khas Ramadan, iyya kan? hehehe

Pasar Ramadan di Kota Mamasa

Berburu Jajanan Khas Ramadan di Pasar Ramadan Kota Mamasa
Suasana Pasar Ramadan di Depan Masjid Nurul Yaqin Kota Mamasa | Sumber: Pribadi

Syurga jajanan pasar di Kabupetan Mamasa ada di Kota Mamasa---tepatnya di depan Masjid Agung Nurul Yaqin Mamasa, oh iya di Kota Mamasa penduduk dengan agama Islam sebelas-duabelas dengan penduduk agama Nasrani, sebagiannya adalah pendatang. Kami sendiri sempat tinggal setahun di Kota Mamasa, sebelum akhirnya memutuskan untuk tinggal di Desa yang jauh lebih dekat dari tempat tinggal kami.

Dari Desa tempat tinggal kami ke Kota Mamasa berjarak sekitar 30 Km dengan jarak tempuh sekitar 30 menit dengan menggunakan sepeda motor. Di momen Ramadan ini, tentu saja kami tidak ingin ketinggalan berburu jajanan khas Ramadan di Kota Mamasa, hehehe.

Hari Sabtu, 16 Maret yang lalu kami sekeluarga memutuskan untuk berburu jajanan khas Ramadan ke Kota Mamasa. Kami berangkat dari rumah pukul 16.00 sore dan sampai 30 menit kemudian di Kota Mamasa, tujuan pertama kali tentu saja pasar Ramadan di depan Masjid Agung Mamasa. 

Di sana kami membeli lauk pauk---yang banyak dijual jadi selama Ramadan, lalu juga membeli beberapa takjil dan terakhir membeli ayam goreng krispi kesukaan anak-anak. Pak suami sebenarnya berniat untuk menunggu waktu berbuka di sana karena ingin merasakan momen buka puasa bersama di Masjid Kota, sayangnya saya agak ragu karena itu berarti kami harus tinggal sampai setidaknya pukul 19.00 malam, dan biasanya cuaca sudah sangat dingin di jam itu untuk ukuran daerah di pegunungan---dataran tinggi seperti Kabupaten Mamas, maka dengan berat hati kami harus pulang kembali di jam 17.30 sore.

Jajanan Khas Ramadan di Pasar Ramadan Kota Mamasa

Berburu Jajanan Khas Ramadan di Pasar Ramadan Kota Mamasa
Salah satu penjual jajanan khas Ramadan di Pasar Ramadan Kota Mamasa | Sumber: Pribadi

Di bulan Ramadan, Pengurus Masjid Agung Mamasa dan Pemerintah Daerah memang selalu membuat Pasar Ramadan di depan Masjid---sejak saya pertama kali ke Mamasa di tahun 2015 sampai sekarang selalu begitu, kecuali di tahun 2020 yang lalu ditiadakan karena COVID.

Di Pasar Ramadan itu dijual banyak sekali makanan jadi dan jajanan khas Ramadan dari berbagai penjual yang bekerja sama dengan pihak pengurus masjid. Jajanan khas Ramadannya beraneka macam, mulai dari semua jenis takjil---es buah, puding, kleptart, es cendol, es kelapa muda dan bubur kacang hijau. Ada juga aneka gorengan---bakwan, risoles, jalang kote (pastel), ubi goreng dan pisang moleng. Juga ada kue-kue basah---dadar, brownis, barongko, dll

Selain jajanan khas ramadan, di pasar Ramadan Kota Mamasa juga banyak dijual makanan jadi yang akan sangat membantu kita dalam menyiapkan menu makanan di saat berbuka dan sahur, seperti aneka jenis sayur---sayur sop, sayur nangka, sayu rebung, dll. Ada juga aneka jenis ikan, mulai dari ikan balado, ikan goreng tepung, ikan bakar dan ikan kecap. Selain itu ada juga olahan ayam dan bakso, seperti sate ayam, ayam bakar, ayam goreng krispi, bakso bakar, dll

Jadi untuk urusan makanan, maka pasar Ramadan Kota Mamasa jagonya, hahahah, tidak perlu pusing memikirkan menu makanan yang perlu disiapkan sisa uang yang banyak. Saya sendiri di hari Sabtu yang lalu membeli 2 jenis sayur---sayur rebung dan sayur daun singkong, lalu saya juga membeli acar, ayam goreng krispi, gorengan dan untuk takjilnya kami membeli bubur kacang hijau.

Berburu Jajanan Khas Ramadan di Pasar Ramadan Kota Mamasa
Lauk jadi yang kami beli di Pasar Ramadan Kota Mamasa


Penutup



Pasar Ramadan di Kota Mamasa adalah tempat yang paling tepat untuk berburu jajanan khas Ramadan, karena memang disanalah syurganya. Memang di tempat lain tidak ada? Untuk di Kota Mamasa sendiri, masih ada satu dua penjual jajanan khas Ramadan di tempat lain, tapi tidak seramai di Pasar Ramadan depan Masjid Agung karena biasanya mereka hanya menjual di depan tokonya masing-masing, tidak seperti di pasar Ramadan yang semuanya berpusat pada satu tempat.

Untuk di kecamatan lain, tergantung dengan penduduknya, ada beberapa desa yang memang punya masyarakat yang beragama islam agak banyak, maka biasanya akan mudah di temukan penjual jajanan khas Ramadan---seperti di Kecamatan Mambi dan di Desa Malabo (Desa tempat tinggal saya), tapi di kecamatan lain yang penduduknya 100% nasrani, maka akan sangat mustahil menemukan jajanan khas Ramadan, heheh.

Di Desa Malabo---tempat tinggal kami, ada sekitar 40% muslim, yang tempat tinggalnya berada di sekitar Masjid Nurul Huda Malabo, nah ... untuk penjual jajanan khas Ramadan sendiri, tidak seperti di kota yang berpusat di Masjid Agung, di Malabo hanya menjual dari rumah ke rumah dan variannya tidak sebanyak di Masjid Kota. 

2 comments

Terima kasih sudah berkunjung. Komentar kalian sangat berarti untuk saya dan blog ini 💕
  1. Jauh sebelum war ta'jil ini viral, sebenarnya pemandangan teman-teman non-muslim yg juga ikut menikmati menu buka puasa bukan Hal aneh lagi padahal yaa.. tapi Lucu dan menghibur juga saat dijadikan konten di media sosial🤭

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyya, tapi viralnya sekarang dan memang lucu banget nontonya .. Hahaha 🤣🤣

      Delete