Orang Tua Harus Tahu Tentang Anak dan Emosinya

Bismillahirrahmanirrahim

Orang Tua Harus Tahu Tentang Anak dan Emosinya

Emosi merupakan bagian alami dari kehidupan manusia, termasuk anak-anak. Anak-anak mengalami dan belajar mengenai emosi sepanjang masa pertumbuhan mereka. Pemahaman tentang emosi sangat penting bagi perkembangan mereka secara keseluruhan. 

Anak-anak mulai belajar dan mengalami berbagai macam emosi sejak usia dini. Ini adalah bagian normal dari perkembangan emosional mereka. Karena perkembangan emosional anak juga merupakan hal yang sangat penting, maka kita sebagai orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan pemahaman yang baik tentang emosi yang dimiliki anak. 

Adapun hal-hal yang sebaiknya mulai dilakukan orang tua untuk membantu anak menghadapi emosi dalam dirinya untuk perkembangan emosional mereka yang baik adalah:

Anak Perlu Mengenal Nama-nama Emosi

Berikut adalah beberapa nama emosi yang umum kita kenal:

Senang

Perasaan senang adalah perasaan yang kita rasakan sebagai suatu kesenangan. kegembiraan atau kepuasan. Perasaan senang umumnya memberikan pengalaman kebahagiaan. kelegaan dan kepuasan yang disertai dengan perasaan riang, puas dan ketenangan batin. Ketika kita sedang merasa senang biasa akan terlihat dengan tanda seperti senyuman, tawa, energi yang meluap-luap dan perasaan nyaman.

Sedih

Perasaan sedih adalah perasaan yang kita rasakan sebagai suatu kesedihan atau kekecewaaan. Perasaan sedih ini bisa muncul karena berbagai alasan, seperti kelhilangan, kegagalan, kekecewaan, perpisahan atau perasaan terpukul secara emosional.

Marah

Marah adalah emosi yang timbul sebagai respon kita terhadap perasaan tidak puas, frustasi atau terganggu. Marah dapat disebabkan karena ketidakadilan, kekecewaan dan ketidakmampuan mengontrol situasi. Ketika kita sedang marah maka perasaan kita seperti ingin meledak akibat dari gejolak emosional.

Takut

Persaaan takut adalah resmpon kita terhadap berbagai ancaman dan bahaya. Perasaan takut berfungsi sebagai mekanisme perlindungan untuk membantu kita menghidari bahaya dan menghadapi situasi yang berpotensi bahaya.

Jijik

Perasaan jijik adalah emosi yang muncul ketika seseorang merasa terganggu, merasa tidak nyaman dan sebagai respon terhadap situasi yang dianggap kotor dan tidak menyenangkan. Perasaan jijik bisa muncul karena dipicu oleh bau tidak sedap, kaedaan yang kotor, ataupun makanan yang kita anggap tidak enak.

Diatas hanya beberapa contoh dari emosi secara umum, masih ada banyak jenis emosi lainnya--saya hanya mengambil contoh jenis emosi dari film Inside Out, hehehe. Penting untuk mengajarkan anak tentang berbagai emosi dan membantu mereka untuk memahami dan mengelola emosi dengan baik.

Orang Tua Perlu Konsisten dengan Kesepakatan dan Batasan Perilaku

Konsisten dalam kesepakatan dan batasan perilaku juga sangat penting untuk diterapkan oleh orang tua dalam memberikan pelajaran dan pemahaman kepada anak tentang emosi dan cara mengelolahnya. Adapun beberapa alasan mengapa konsisten itu penting untuk diterapkan adalah sebagai berikut:

Pembentukan Kebiasaan

Ketika orang tua konsisten dalam menetapkan dan menerapkan kesepakatan dan batasan perilaku, anak-anak akan belajar banyak mengenai cara membentuk kebiasaan yang baik. Anak-anak kan mengerti bahwa aturan yang diterapkan akan tetap seperti itu dan kosnsisten untuk kita terapkan, sehingga mereka akan lebih mudah mengikuti dan mematuhi batasan yang telah kita terapkan tersebut.

Kejelasan dan Keadilan

Konsisten dalam menerapkan kesepakatan dapan membantu kita sebagai orang tua dalam menciptakan kejelasan dan keadilan dalam keluarga. Ketika aturan dan batasan perilaku yang sama kita terapkan secara konsisten, maka anak-anak akan memahami apa yang diharapkan dari mereka dan merasa bahwa mereka diperlakukan secara adil.

Membangun Tanggung Jawab

Dengan menerapkan kesepakatan secara konsisten, orang tua membantu anak dalam memahami konsekueanis dari perilaku mereka. Anak-anak akan belajar bahwa tindakan mereka akan mememiliki dampak kedepannya, baik itu dampak positif maupun dampak negatif. Ini dapat membantu dalam membangun tanggung jawab dan kesadaran akan akibat dari perilaku yang telah mereka lakukan.

Membangun Kepercayaan

Dengan menerapkan konsistensi kita juga membantu dalam membangun kepercayaan antara kita sebagai orang tua dengan anak-anak kita. Anak-anak akan merasa lebih aman dan percaya bahwa orang tua mereka akan tetap pada konsistensi mereka dan tidak akan berubah-ubah dalam kesepakatan yang telah disepakati bersama.

Cara Orangtua Mengatasi Emosinya Ditiru Oleh Anak

Anak-anak cenderung meniru perilaku cara orangtua mereka dalam bereaksi terhadap emosional mereka. Oleh karena itu sangat penting untuk orang tua agar bisa menjadi contoh yang baik dalam mengelola emosi. Dengan menjadi contoh yang baik dalam mengelolah emosi yang sehat kepada anak-anak kita, maka secara tidak langsung kita juga dapat membantu anak-anak dalam mengatasi emosi mereka dengan cara yang baik.

Orangtua Perlu Menerima Anak tanpa Drama di Berbagai Situasi

Penting bagi orang tua untuk menerima anak tanpa drama diberbagai situasi, karena hal tersebut dapat membantu anak dalam:

Membangun Rasa Percaya Diri

Ketika orang tua menerima anak tanpa drama, anak merasa diterima dan dicintai apa adanya. Ini membantu anak dalam membangun rasa percaya diri yang sehat, karena mereka merasa memiliki nilai dan penting dalam kehidupan orang tuanya.

Membangun Hubungan yang Sehat

Dengan menerima anak tanpa drama, kita membantu membangun hubungan yang sehat anatara orangtua dan anak. Naka akan merasa nyaman untuk berbagi perasaan, pikiran dan pengalaman mereka dengan kita sebagai orang tua.

Mengurangi Stres Pada Anak

Anak-anak sangat sensitif terhadap reaksi orang tua mereka. Jika orang tua menunjukkan drama, marah atau kekecewaan yang berlebihan, anak bisa merasa terintimidasi atau cemas. Menerima anak kita tanpa drama akan sangat membantu dan melindungi anak dari tekanan dan rasa stress yang berlebihan.

Penutup

Anak adalah anugrah yang telah Tuhan berikan kepada kita sebagai orang tunya, dan mereka adalah makhluk yang sangat unik, baik secara kemampuan, fisik bahkan perasaan mereka. Memahami dan mampu mengajarkan kepada anak tentang emosi dapat membantu anak-anak dalam mengelolah emosi dengan baik agar perkembangan emosional dan sosial mereka dapat berkembang dengan baik. Juga sangat penting bagi kita sebagai orang tua dalam memvalidasi setiap emosi yang ditunjukkan oleh anak. Memvalidasi setiap emosi yang ditunjukkan anak dapat membuat anak merasa didengar, dipahami dan diterima dengan baik oleh orang tua mereka.

Saat Anak Marah
Saat Anak Marah | Poster Tunas RANGKUL

Referensi:

Poster Tunas RANGKUL

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Komentar kalian sangat berarti untuk saya dan blog ini 💕