Meningkatkan Produktivitas dengan Metode 8+8+8

Bismillahirrahmanirrahim

Meningkatkan Produktivitas dengan Metode 8+8+8

Belakangan ini saya sedang mencoba untuk merancang kembali hidup saya yang sebelumnya sedang berada di fase "mager" untuk melakukan apapun. Nah .. saat mencoba bangkit kembali itu, saya menemukan sebuah postingan di instagram tentang metode 8+8+8. Apa itu metode 8+8+8? dan bagaimana cara saya dalam menerapkannya di kehidupan harian saya?

Saat menuliskan hal ini, saya jadi kepikiran bahwa sekarang adalah bulan Agustus yaitu bulan ke-8. Hahah rasanya kebetulan sekali dengan metode 8+8+8. Semoga untuk semua yang juga sedang berjuang mengefisienkan waktu hariannya seperti saya, bisa menjadikan metode ini menjadi salah satu jalan ninja yang dapat membuat kualitas hidup kita menjadi lebih baik, Aamiin.

Apa itu Metode 8+8+8?

Pada postingan tersebut di katakan bahwa ada salah satu cara efektif untuk mengatur waktu dalam 24 jam yang kita miliki yaitu dengan membaginya dalam 3 bagian dengan masing-masing bagian terdiri atas 8 jam. 

8 Jam untuk Berkerja Keras

Menetapkan jadwal berkerja yang teratur adalah hal yang sangat penting. Untuk saya sendiri yang memang bekerja di ranah publik sebagai seorang guru, maka saya sudah menghabiskan setidakya 3 jam untuk bekerja di ranah publik tersebut. Sisa 5 jamnya saya alokasikan untuk waktu bekerja dalam hal ini untuk belajar dan menulis--menurut saya pribadi belajar dan menulis ini termasuk kedalam jadwal bekerja keras.

Untuk mengefektifkan jadwal belajar dan menulis ini, akan sangat baik jika kita membuatnya lebih efektif dengan teknik podomoro, yaitu dengan 25 menit belajar atau menulis dan 5 menit istirahat dengan siklus yang berputar.

8 Jam untuk Istirahat/Tidur

Tidur adalah hal yang sangat penting untuk meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan. Jadi kita harus memastikan untuk memiliki maksimal 8 jam waktu tidur yang berkualitas setiap malam agar kita memiliki energi yang cukup untuk melakukan aktivitas keesokan harinya.

Saya sendiri adalah tipe orang yang tidak bisa kekurangan tidur, jika waktu tidur saya kurang dari 7 jam, maka dapat dipastikan kalau di hari itu saya akan seperti zombie, hahahah. Biasanya saya akan tidur di sekitar jam 8 malam, maka saya tidak akan memiliki aktivitas setelah melaksanakan sholat Isya dan bersiap-siap untuk tidur di malam itu, kemudian akan terbangun di jam 4 subuh keesokan harinya. 

8 Jam untuk Olahraga, Bermain, Keluarga dan Spiritual

8 jam berikutnya kita bagi kembali menjadi 4 bagian dengan masing-masing bagian dibagi menjadi 2 jam. 2 jam untuk berolahraga, 2 jam untuk bermain, 2 jam untuk keluarga dan 2 jam untuk spiritual. Untuk bagian ini saya sedikit memodifikasinya karena sejujurnya waktu 2 jam untuk berolahraga bagi saya pribadi sangatlah lama, heheh. Biasanya saya hanya mengalokasikan waktu sekitar 30 menit setiap hari untuk berolahraga.

Untuk kegiatan lain saya tidak terlalu memperhatikan pesebaran waktunya, yang jelas waktu untuk keluarga menjadi jauh lebih banyak ketimbang waktu lainnya, dan untuk kegiatan hiburan sendiri saya hanya mengalokasikan waktu sebanyak 1 jam saja--saya punya pengalaman buruk saat membiarkan diri saya terlalu larut dalam hiburan yang melalaikan, hahaha.

Metode 8 hal lainnya

Selain metode 8+8+8 diatas, ada beberapa metode terkait angka 8 lainnya yaitu:

Priorotaskan 8 Tugas Utama

Jadi setiap hari, setidaknya kita mampu mengidentifikasi 8 tugas yang paling penting untuk diselesaikan. Prioritas ini berdasarkan waktu, kepentingan dan dampaknya kedepan. Saat melaksanakan aktivitas harian hendaknya kita memfokuskan diri untuk mengerjakan ke 8 tugas penting ini sebelum beranjak ke tugas lainnya.

Refleksi dan Evaluasi Harian 8 Menit

Luangkan waktu dalam keseharian kita untuk merenungkan hal-hal yang telah kita lakukan atau pecapaian kita di hari itu, tantangan yang sudah kita lewati, pelajaran apa yang kita telah pelajari, serta terakhir kesyukuran besar yang kita rasakan di hari itu. Evaluasi ini akan membantu kita dalam berkembang ke arah yang lebih baik.

Penutup

Terakhir mungkin yang terpenting dari semua ini adalah bahwa setiap kita berbeda, mungkin saja metode ini cocok untuk diri saya, tetapi belum tentu cocok di orang lain. Intinya, selalu ingat tujuan utama kita adalah menciptakan rutinitas yang membantu kita untuk tetap fokus, produktif, dan dapat menyeimbangkan segala aspek dalam kehidupan yang kita jalani.

2 comments

Terima kasih sudah berkunjung. Komentar kalian sangat berarti untuk saya dan blog ini 💕
  1. Masya allah, terimakasih banyak sudah share artikel sebagus ini..

    Izin share lewat wa yaa.. 🙏

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masyaa Allah.. Terima kasih sudah berkunjung.. Iya silahkan, semoga bisa membawa manfaat 🙏💕

      Delete