Doa Untuk Muridku

Bismillahirrahmanirrahim

Doa untuk muridku

DOA ... Satu cara yang akhirnya saya pilih sebagai salah satu metode dalam memperbaiki anak didik yang saya ajar. 

Selama kurang lebih setengah tahun ini, saya berusaha menyisipkan nama anak didik saya di dalam doa-doa yang saya lantunkan. Terkadang sebagai seorang guru saya dibuat pusing ketika mereka bertingkah tidak selayaknya seorang siswa dengan tindakan kasar, mulut yang sering mengucapkan perkataan kotor dan terutama saat mereka tidak mendengarkan penjelasan yang saya berikan.

Saya ingin menjadi guru yang baik, guru yang kelak akan dikenang baik oleh anak-anak didik saya, tetapi saat saya tersulut emosi dan berubah menjadi guru killer saya merasa gagal. Kemudian saya membaca sebuah buku dari Bapak Barnawi: 

Cobalah mendoakan siswa Anda di setiap momen penting, doa Anda akan memberi banyak energi positif bagi interaksi Anda dan siswa Anda di kelas -- Barnawi ---

DOA ... akhirnya menjadi salah satu senjata yang saya gunakan dalam mendidik mereka. Doa agar sikap mereka menjadi lebih baik, doa agar mereka bisa lebih memahami setiap pelajaran yang saya berikan, doa agar mereka rajin mengerjakan tugas, mendoakan jika ada yang tengah sakit, dan ada satu nama anak didik saya yang selalu hadir dalam setiap untaian doaku "Ya Allah bantu dia, agar dia bisa membaca" Yah .. membaca, ada satu murid saya di kelas V yang belum mampu merangkai huruf menjadi kata, tugas berat untuk saya sebagai wali kelasnya.

Terwujudnya Sedikit Demi Sedikit Doa yang Kupanjatkan Untuk Mereka

Di semester ini saya merasa sedikit demi sedikit doa saya mulai terkabulkan, walau masih terlalu dini untuk menyimpulkan karena semester genap baru berjalan kurang lebih sebulan, tapi saya tetap merasa sangat bersyukur sebab saya melihat banyak perubahan yang terjadi dalam diri anak didik saya.

Anak muird yang tadinya menjadi penyebab kelas menjadi gaduh berubah menjadi lebih tenang di kelas, anak-anak mulai secara sadar mengerjakan tugas mereka dengan baik, saya sudah jarang mendapati anak didik yang tidak mengerjakan tugasnya, Alhamdulillah.

Dan yang paling membuat saya bersyukur adalah mereka jauh lebih memahami pelajaran ketimbang semesrter lalu ditandai dengan hasil ulangan harian mereka yang meningkat drastis, yah ... walau masih ada beberapa anak yang akhirnya harus remedial, tapi tetap saja kenaikan jumlah anak yang lulus tetap membuat saya berbunga-bunga.

Lalu untuk muridku yang belum bisa membaca, Alhamdulillah dia mulai ada perkembangan karena mulai bisa membaca kata dengan huruf mati, saya masih harus mengulang terus bagian ini supaya bisa tersimpan di kepalanya, setelah itu saya akan beralih ke kata dengan suku kata nga, ngi, ngu, nge, ngo dan nya, nyi, nyu, nye, nyo, perjalanan masih sangat panjang baginya agar bisa membaca sebelum naik kelas VI, tapi saya harus terus mengupayakan.

Penutup

Doa akan menjadi andalan saya dalam mendampingi anak didik, saya masih akan terus memanjatkan doa untuk kebaikan-kebaikan mereka, untuk masa depan mereka semoga kelak mereka menjadi apa yang mereka citakan. Aamiin.

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Komentar kalian sangat berarti untuk saya dan blog ini 💕